Serius! Nggak semua-semua harus kamu pikirin!Semua keruwetan mentalmu,sering kali diawali dari ruwetnya isi dan cara berpikirmu.Tidak selalu salahmu kok,karena cara pikir kita banyak di’ambyar’kanoleh suara-suara di sekitar kita.Sekarang, saatnya menata ulang mentalmudengan cerdas emosi!
Nggak apa-apa kalau kamu sedih, nggak apa-apa kalau kamu takut, nggak apa-apa kalau nggak bisa waktu kecil kita ingin mendengar kata-kata itu dari orang tua. Tetapi, yang kita dengar adalah sebaliknya sehingga tidak sedikit yang akhirnya jadi luka. Luka di masa kecil, kadang akan terbawa sampai dewasa. Semua itu tergantung bagaimana cara kita menyikapinya. Buat kalian yang ingin berdamai dengan…
Menyelam menuju palung, keluar menuju pulang. Disadari atau tidak. Takah-takahnya, hal istimewa nyata terurai dari luka. Dalam pencarian, ternyata yang kita butuhkan adalah Dia dan diri kita sendiri. Sampai akhirnya, bertemu atau dipertemukan adalah sesuatu yang bisa kita banggakan dari pertemuan. Dan, perpisahan bukan lagi jadi hal yang terkesan menyesakkan. “Yang Kita Genggam Setelah Keh…
"Pengetahuan tidak membuat seseorang berubah." Menambah informasi saja tidak membuat seseorang berubah. Masih ada tahapan yang dibutuhkan, selain informasi itu sendiri. Apa itu? Emosi di balik informasi.
Luka belum pula kering setelah kematian Sang Ayah, kini Nadira harus merelakan kepergian ibunya. Segera, hari-harinya terasa sepi, namun ia harus bertahan. Ia harus merawat kakak satu-satunya yang memiliki kebutuhan khusus. Kemalangan demi kemalangan itu tak membuatnya berpangku tangan. Nadira tak sekalipun mengemin belas kasih orang lain, apalagi menyesali takdir hidupnya. Akan tetapi, jalan t…
Kalau saya punya kesempatan bicara dengan diri saya di masa lalu, saya mau berterima kasih. Terima kasih sudah berjuang sekeras itu. Tanpamu , yang terseok-seok itu, saya yang hari ini nggak akan ada. Kalau kamu... Apa yang ingin kamu katakan untuk dirimu di masa lalu?
Mari mulai berbincang tentang kemampuan melangkah kerentanan khawatir dan jatuh. Menuai makna sederhana bagaimana akhirnya hidup mendidik kita.Agaknya memang kita butuh menepi bicara dengan diri berterima kasih atas hari yang telah dilalui. Mulai hadapi temanya, mulai pandangi semesta lebih luas untuk langkah kita ini. Dibukalah lagi kedua bola mata untuk panorama hidup yang lebih utuh.